Archive for December, 2008

Membungkam Suara Lantang di Istana

SP/Ruht Semiono

Buruh bernegosiasi dengan polisi yang ingin merebut mobil pengeras suara saat berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Kamis (18/12). Para buruh tertahan dan tidak bisa melanjutkan aksi menuju istana menggunakan pengeras suara.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

KRONOLOGI AKSI PENOLAKAN UU BHP FMN DIY

Berikut ini adalah rincian kronologi aksi mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional Cabang Yogyakarta pada tanggal 20 Desember 2008. Read the rest of this entry »

Comments (3) »

FMN Menentang tindakan Represif Aparat Keamanan terhadap Aksi Mahasiswa menolak Pengesahan UU BHP

Front Mahasiswa Nasional Mengecam Keras Tindakan Represifitas Aparat Kepolisian Terhadap Aksi Mahasiswa di Jogjakarta dan Makasssar yang Menolak pengesahan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan

Salam Demokrasi !
Tindak kekerasan dan Represifitas aparat kepolisian kembali terjadi. Tercatat pada hari selasa tanggal 16 Desember 2008, kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian kota jogjakarta terhadap aksi yang dilakukan oleh Front Mahasiswa Nasional menyambut kedatangan Presiden SBY dan menentang pengesahan RUU BHP. Hal yang sama juga terjadi di Universitas Hasanudin Makassar ketika dengan membabi buta aparat kepolisian masuk kampus dan melakukan tindak kekerasan kepada mahasiswa yang juga melakukan penolakan terhadap RUU BHP, aksi tersebut terjadi pada tanggal 17 Desember 2008.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

FMN Menolak UU BHP

Front Mahasiswa Nasional Komisariat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta melakukan aksi menolak pengesahan UU BHP. Aksi tersebut dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian yang berujung dengan adanya aksi perang batu antara pihak kepolisian dengan mahasiswa.

Aksi ini merupakan kelanjutan atas aksi-aksi mahasiswa di berbagai kota yang mengusung tuntutan yang sama; menolak UU BHP.

UU yang baru disahkan oleh DPR beberapa hari lalu merupakan bentuk komersialisasi pendidikan. Melalui UU tersebut, pemerintah secara sistematis membatasi hak setiap warga negara untuk mengakses pendidikan tinggi, sebab hanya mereka yang berasal dari kalangan berpunya lah yang akan bisa mengakses pendidikan tinggi.

Mengingat hal itu, kemungkinan aksi-aksi mahasiswa menuntut pemberlakuan UU BHP akan terus bergejolak hingga pemerintah mau menuruti tuntutan mahasiswa.

Comments (2) »

Pemerintah Didesak Segera Ratifikasi Konvensi

Kamis, 18 Desember 2008 | 01:00 WIB

Jakarta, Kompas – Perlindungan pekerja migran masih memprihatinkan. Kasus-kasus kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi terhadap pekerja migran dalam berbagai bentuk masih terus terjadi. Karena itu, Komisi Nasional Perempuan terus mendesak pemerintah segera meratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak-hak Pekerja Migran dan Keluarganya. Read the rest of this entry »

Comments (1) »

Pemerintah Masih Belum Optimal Bela TKI

Jumat, 19 Desember 2008 | 03:00 WIB

Jakarta, Kompas – Buruh migran Indonesia, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri, merayakan Hari Buruh Migran Internasional, Kamis (18/12),dengan berbagai cara.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Tolak Komoditisasi BMI !! Cabut UU 39 tahun 2004 !! Segera Ratifikasi Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Buruh Migran!!

Pernyataan Sikap :

Peringatan Hari Buruh Migran Internasional Tahun 2008
Untuk Perlindungan Buruh Migran

“Hentikan Perampasan Upah, Kerja dan Tanah Rakyat”

Tolak Komoditisasi BMI !! Cabut UU 39 tahun 2004 !! Segera Ratifikasi Konvensi PBB 1990
tentang Perlindungan Buruh Migran!!

Salam Demokrasi,…

Dalam sejarahnya, peringatan Hari Migrant Internasional ditetapkan berdasarkan tanggal penetapan konvensi PBB perlindungan Hak Buruh Migran dan Keluarganya pada 18 Desember 1990. Migrant Day diperingati sebagai bentuk pengakuan internasional atas tingginya masalah-masalah migrasi, khususnya terhadap Buruh Migrant, pengungsi dan kaum terusir dari seluruh dunia, yang disebabkan oleh krisis ekonomi dalam sistem globalisasi-neoliberal. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Statement IMA on Migrant Day 2008

Migrant workers shall suffer the brunt of globalization-induced crisis
Grassroots migrants shall be ready to intensify our struggle for our rights

Neo-liberal globalization has forced us to migrate and become commodities for sale by sending countries and cheap laborers for the receiving ones. Now, as neoliberal policies induced another global recession, we are again made to carry the brunt of the crisis.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Seratusan Demonstran Kecam Hade di Hari HAM Sedunia

Rabu, 10/12/2008 11:06 WIB

Bandung – Peringatan hari deklarasi universal HAM, Rabu (10/12/2008), diwarnai demonstrasi seratusan orang di depan Gedung Sate. Para demonstran juga menyoroti pemerintahan Ahmad Heryawan – Dede Yusuf karena beberapa kasus HAM di Jawa Barat.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Ikut Aksi Long March, Tuntut Hak Pendidikan Bagi Semua

Kamis, 11 Desember 2008
Wong Cilik Kota Palu Dalam Peringatan Hari HAM Sedunia

Terbukanya iklim demokrasi di Indonesia pasca Orde Baru, membuat siapa dapat menyuarakan aspirasinya tanpa takut dan khawatir. Termasuk para kaum orang kecil (wong cilik) di Kota Palu. Hal itu jelas terlihat dari keterlibatan mereka dalam aksi long march Peringatan Hari HAM Sedunia, kemarin (10/12).
Read the rest of this entry »

Leave a comment »