Archive for April, 2009

Blejeti Hubungan ADB dan Pemilu 2009!

small-adb-logo1(Jakarta, 28/4/2009) Momentum Mayday 2009 ini berlangsung di tengah momentum nasional, yakni pemilu 2009, dan momentum internasional-regional, yakni Pertemuan Dewan Gubernur Bank Pembangunan Asia (AGM-ADB) yang akan diselenggarakan 2-5 Mei 2009 yang akan datang di Bali. Dalam penilaian FPR, kedua momentum tersebut memiliki arti penting yang patut mendapatkan penyikapan dari rakyat.

Pemilu 2009 maupun AGM-ADB ke-42 adalah momentum-momentum yang tidak bisa dilepaskan dari keadaan umum krisis yang melanda dunia dan Indonesia. Keduanya saling terkait dan saling memberikan syarat bagi kelangsungan kekuasaan dan dominasinya di masa yang akan datang. Keberhasilan Pemilu 2009 di Indonesia akan mempengaruhi kelangsungan dominasi ADB di kawasan Asia-Pasifik dan khususnya di Indonesia. Demikian pula dengan keberhasilan AGM-ADB ke-42 akan memberikan syarat-syarat yang menopang kekuasaan dari pihak pemenang pemilu 2009. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

ADB harus mengadapi tuntutan di hadapan Majelis Pengadilan Opini Internasional

small-adb-logoBank Pembangunan Asia (ADB) akan menghadapi tuntutan dari masyarakat sipil dan kalangan-kalangan rentan masyarakat Asia Pasifik atas berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam dua hari Pengadilan Opini Internasional.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Peoples’ Week of Action Against ADB

adb-3-copy

Peoples’ Week of Action Against ADB
Organized by International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Institute for National and Democratic Studies (INDIES), IBON, RESIST!, Asia Pacific Research Network (APRN)

Supporting organizations: Asian Peasant Coalition, International Association of Peoples’ Lawyers (IAPL), Water and Energy User’s Federation (WAFED), Himalayan and Peninsular Hydroecological Network (HYPEN), Water for the People Network (WPN), National Union of Peoples’ Lawyers (NUPL), Indonesian Women Coalition, E-net for Justice, GCAP Indonesia, UPLINK, FMN, Migrant Care, UPC/UPLINK, BanglaPraxis, SPHP, Solidarity Workshop (International), Parivartan, Roots for Equity, Green Movement of Sri Lanka, Alliance of Indigenous People of Nusantara/Indonesia, VOICE, Forum on Women’s NGOs in Kyrgzstan, ATKI Jakarta
The peoples in Asia Pacific will come together in Bali, Indonesia to unite, raise their voices and struggle against ADB and the IFIs and advance alternatives for genuine development.
Schedule of Activities

May 1- Labor Day
Nationally coordinated rallies in 30 cities in Indonesia

May 2-3- Asia Pacific Peoples’ Tribunal on ADB
ADB: Development for the People or for Profit?
Venue: Udayana University Faculty of Medicine Auditorium

May 4- Regional Forum on the Economic and Financial Crisis
Venue: Udayana University Faculty of Medicine Auditorium

May 5- Day of Action Against ADB (Speak Out Against ADB!)

Online registration for the said activities will start on April 6. To register and to access further information about the activities, please check the website www.aprnet.org

On how you can join or support the initiative, please contact Ava Danlog at:
actionweekADB09@aprnet.org
telefax +6329276981
telephone +6329277060 to 62 local 205

Leave a comment »

Blog Solidaritas untuk masyarakat Situ Gintung

Klik http://forgintung09.blogspot.com/ Nyatakan solidaritas kita dalam kerja-nyata. Bangkit bersama rakyat Situ Gintung!

Leave a comment »

BANK DUNIA HARUS IKUT BERTANGGUNG JAWAB ATAS TERJADINYA BENCANA SITU GINTUNG

Situ Gintung, waduk peninggalan Belanda yang berada di kelurahan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada tanggal 27 Maret 2009 pukul 05.10 WIB, jebol tak kuat menahan derasnya air bah. Air bah setinggi 2-3 meter ini menerpa ratusan rumah warga yang masih terlelap tidur, fasilitas umum Dan fasilitas sosial dengan kerusakan seluas +10 ha. Situ Gintung yang dibangun untuk irigasi teknis persawahan Dan untuk menjaga adanya kelebihan air akibat limpahan, justru memuntahkan limpahan Dan menelan korban ratusan meninggal Dan hilang; sementara ribuan lainnya kehilangan tempat tinggalnya.

Jumlah korban tewas dalam Tragedi Situ Gintung 100 jiwa Dan korban luka-luka sebanyak 52 orang. Jumlah pengungsi mencapai 902 orang Dan 100 orang lainnya belum ditemukan atau dinyatakan hilang . Mayoritas korban tewas adalah warga RT 3/RW8, RT 3/RW 2, RT 1/RW 7, RT 4/RW 8, Kampung Situ Gintung , Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur. Sekitar 319 rumah di Kelurahan Cirendeu Dan Kelurahan Poncol rusak, ratusan yang lainnya terendam air 1-2 meter di Perumahan Bukit Pratama Dan Perumahan Perumahan Cirendeu Permai di tepi Kali Pesangrahan sampai mencapai Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 11 unit gedung Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Dan gedung TK PAUD. Belum lagi kerusakan harta benda yang dialami oleh lebih dari 2.600 Warga (sekitar 700 Kepala Keluarga). Harta benda mereka hancur berantakan: rumah, Mobil Dan sepeda motor, tak luput dari hantaman air. Hampir dapat dipastikan, jumlah kerugian meteriil yang dialami berbagai pihak mencapai ratusan milyar rupiah.

Korban WATSAL

Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya pengelolaan Dan pemeliharaan Situ Gintung terkait dengan pendanaan pengelolaan sumberdaya air dalam skema proyek WATSAL (Water Resources Sector Adjusment Loan). Proyek ini merupakan bagian dari perjanjian utang (Loan Agreement) antara pemerintah Indonesia dengan World Bank dalam document Loan 4469-IND, untuk utang sebesar $ USD 300 juta, yang ditanda tangani pada 28 Mei 1999, antara Menteri Keuangan Dorodjatun Kuncoro Jakti, sebagai pejabat yang berwenang dari Indonesia Dan Julian Schweitzer sebagai pejabat yang berwenang dari IBRD (International Bank For Reconstruction and development)-Bank Dunia. Perjanjian WATSAL yang ditandatangani pada 28 Mei 1999, kemudian diamandemen melalui surat dari IBRD –Bank Dunia dikirimkan pada 19 Desember 2001 Read the rest of this entry »

Comments (1) »