Tingkatkan Pelayanan KJRI, Jangan Kambing Hitamkan BMI

“Sudah jelas buruknya pelayanan dan perlindungan KJRI Hong Kong terhadap BMI, adalah akibat kegagalan mereka sebagai pemerintah, namun mereka masih ingin menutupi kegagalan tersebut dengan menyalahkan BMI”

Statement tersebut dilontarkan Eni Lestari, koordinator Persatuan BMI Tolak Overchaging (PILAR), menanggapi statement Sukmo Yuwono, Sekretaris I Protokol dan Konsuler KJRI Hong Kong yang dimuat oleh SUARA (25/04/08), tentang sikap KJRI Hong Kong yang akan menutup pelayanan 3 jam mereka di hari Minggu bila PILAR terus menerus menggelar aksi setiap hari minggu didepan konsulat. Lebih jauh Sukmo mengatakan, hal tersebut dilakukan atas alasan keamanan.

Menurut Eni Statement Sukmo tersebut, adalah upaya KJRI menyalahkan BMI atas kelemahan dan kegagalan pemerintah Indonesia memberikan pelayanan dan perlindungan bagi warga negaranya, ini artinya KJRI Hong Kong tidak pernah mau meningkatkan kinerja mereka, dan malah sibuk mencari kambing hitam untuk menutupi kegagalan mereka

“Sudah puluhan kali PILAR dan GAMMI mengadakan protes di depan konsulat, bahkan PILAR dan GAMMI pernah menggerakan ribuan BMI ke konsulat, dan selama itu pula, kita menunjukan bahwa aksi PILAR dan GAMMI adalah aksi damai, bahkan kita hanya berkumpul di lokasi yang telah di berikan dan dengan pengawalan pihak kepolisian Hong Kong” ungkap Eni

PILAR dan GAMMI bersikap, bahwa sudah seharusnya KJRI Hong Kong meningkatkan pelayanan mereka kepada BMI dengan memberikan pelayan penuh di hari minggu, karena pada kenyataannya, BMI hanya dapat keluar dari rumah majikan pada hari tersebut.

Janji KJRI yang mengatakan bahwa mereka akan akan membuka pelayanan kepada BMI mulai bulan April 2008 ini pun ternyata hanya menjadi janji-janji kosong dan penuh kebohongan, kenyataannya Konsulat masih tidak melayani proses pembuatan paspor bagi BMI di hari minggu.

“Statement Sukmo Yuwono tersebut juga adalah upaya untuk mengadu domba antar sesama BMI, KJRI mengharapkan BMI yang gagal mendapatkan layanan hari minggu karena konsulat tutup, menyalahkan PILAR. Mereka ingin mengatakan bahwa karena demo PILAR lah, BMI tidak mendapat pelayan konsulat” ujar Eni

Lebih lanjut Eni menambahkan “PILAR akan bertekad, tidak akan menghentikan aksi-aksi didepan konsulat, sampai tuntutan PILAR di penuhi”#
Untuk Referensi        
Eni Lestari
Juru Bicara
Phone: [852] 960 81475
Email: pilar.hk@gmail.com

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s