Ribuan Buruh Turun ke Jalan

(Suara Pembaruan, 30 April 2008) Ribuan buruh dari berbagai perusahaan, Rabu (30/4) pagi menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah lokasi di Ibukota mengawali peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia yang jatuh 1 Mei 2008. Rencananya, gelombang unjuk rasa yang lebih besar akan berlangsung Kamis besok.

Sejak Rabu pagi, sekitar 2.000 buruh dari 40 organisasi buruh yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia melakukan unjuk rasa di lima tempat yakni Kantor DPRD DKI Jakarta, Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta di Jln Prapatan, Jakarta Pusat, Balai Kota DKI, dan diakhiri dengan aksi di depan Istana Merdeka hingga pukul 18.00 WIB.

Sebagian besar dari mereka berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sekjen Aspek Indra Yana dalam orasinya menuntut Gubernur DKI Jakarta memenuhi janji pengangkatan karyawan dari perkumpulan pekerja ambulans gawat darurat 118. Mereka menuntut kejelasan status karyawan, pembayaran upah yang belum terbayar, perlindungan kesehatan, serta pemenuhan hak-hak normatif karyawan. Mereka menolak kebijakan outsourcing, dan menaikkan upah karyawan di atas upah minimum pekerja (UMP).

Para pengunjuk rasa juga menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memecat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno karena ide-idenya dianggap kontraproduktif dengan penciptaan hubungan industrial yang harmonis yang adil bagi serikat pekerja Indonesia. Dari Bundaran HI, para demonstran melanjutkan aksi ke Gedung Balaikota dan kemudian ke depan Istana Negara.

Sementara itu, ribuan buruh lainnya yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) sudah memenuhi Balai Kota DKI Jakarta. Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar adanya perbaikan kesejahteraan terhadap buruh. Selain itu mereka juga meminta agar adanya jaminan pekerjaan yang pasti kepada buruh.

“Kami minta agar peraturan Gubernur (Pergub) No. 82/2006 tentang Jaminan Kecelakaan Diri dan Kematian di Luar Jam Kerja dilaksanakan secara konsisten. Selama ini Pergub itu sudah ada, tetapi oleh perusahaan-perusahaan tidak dilaksanakan. Kami minta Pemprov DKI mengawasi Pergub itu,” kata Ketua DPD SPN DKI Jakarta Endang Sunarto.

Ia juga meminta agar Perda No.6/2007 tentang jaminan tenaga kerja segera dilaksanakan secara efektif. ”Perda itu ada sejak 2007 lalu, tetapi belum ada peraturan pelaksana teknisnya. Kami minta agar gubernur segera membuat pelaksana teknis dari Perda tersebut,” kata Endang. Menurutnya Perda tersebut mengatur berbagai jaminan kerja terhadap buruh seperti jaminan kematian, fasilitas makanan, penitipan bayi, dan rekreasi. Ditambahkan dengan tidak adanya peraturan pelaksana Perda itu, perusahaan-perusahaan belum mau melaksanakan kewajibannya sesuai Perda.

50.261 Petugas

Sementara itu, Polda Metro Jaya akan menindak tegas pengunjuk rasa yang terbukti berbuat anarki terkait peringatan May Day di Jakarta, Kamis (1/5). Peringatan itu diperkirakan diikuti puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah di Indonesia atau diwakili utusan karyawan perusahaan se-Indonesia.

” Pada kesempatan itu Adang mengatakan, pasukan yang disiapkan sekitar 15.000 orang, terdiri dari 10.000 polisi dan didukung oleh 5.000 TNI dan Tramtib. “Semua ini dikerahkan untuk mengantisipasi peringatan Hari Buruh yang mulai dilakukan Rabu dan Kamis besok,” katanya.

Menurut Ketut, sebanyak 50.261 petugas gabungan Polri, TNI, Tramtib DKI, dan organisasi masyarakat lainnya di Ibukota, diturunkan jika kondisi di lapangan membahayakan. Jika aksi berjalan kondusif, petugas yang dikerahkan sebanyak 15.000. [CAT/RBW/G-5]

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s