OKEZONE: Aksi di Depan Istana, Polda Tahan 25 Orang

Sabtu, 24 Mei 2008 – 01:55 wib

JAKARTA – Sekira 20-25 orang aktivis mahasiswai dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat. Karena beraksi di depan Istana Negara.

Aksi yang sempat berlangsung selama 45 menit, mulai pukul 00.30 WIB, akhirnya dibubarkan oleh puluhan petugas kepolisian. Tidak hanya itu mereka pun diangkut dengan mobil tahanan Polda dan digiring ke Mapolda Metro Jaya.

“Aksi mereka ini tidak ada ijin dan dianggap mengganggu ketertiban umum. Malam ini mereka akan diproses di Polda Metro,” Kapolres Metro Jakpus Kompol Heru Winarko, Jakarta, Sabtu (24/5/2008).

Tapi, tambahnya, para aktivis mahasiswa tidak akan mendapatkan penahanan. Karena menurutnya, aksi mereka tidak anarkis.

Pada aksinya, mereka menuntut kenaikan harga BBM dan mendesak pemerintah SBY-Kalla membatalkan kenaikan BBM yang telah ditetapkan. Mereka mendesak diturunkannya harga-harga kebutuhan pokok rakyat.

Koordinator FPR Rudi HB Daman menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan aksi perlawanan di pabrik-pabrik, kampus-kampus, di pasar dan pelabuhan.(Andi Lala/Trijaya/hri)

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s