Demo BBM Dinihari di Istana, 26 Orang Dibawa ke Mapolda

24/05/2008 01:39 WIB
Indra Subagja – detikcom

Jakarta – Begitu harga BBM resmi naik pukul 00.00 WIB, 26 orang dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) menggelar unjuk rasa menolaknya di depan Istana Negara. Polisi kemudian menggaruk dan membawa 26 orang itu ke Mapolda Metro Jaya.

“Mereka kita bawa ke Polda untuk diperiksa. Mereka akan kita lepaskan besok pagi, karena mereka tidak anarkis,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Winarko, Jakarta, Sabtu (24/5/2008).

Sebelum diangkut dengan truk polisi, mereka dibiarkan menyampaikan aspirasi selama 45 menit. “Mereka kemudian kita bubarkan karena tak memiliki izin dan aksi malam,” imbuh Heru.

Dalam siaran persnya, FPR menyebut aksi mereka dilakukan secara damai. Namun polisi menanggapi berlebihan dan bahkan menangkapi mereka.

Bahkan sebelum demonstrasi berlanjut di depan Istana, saat melakukan aksi piket di Salemba, salah seorang aktivis FPR ditangkap. Sampai Sabtu dinihari ini, aktivis yang ditangkap, M Burhanudin, masih berada di tangan polisi. ( aba / aba )

http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/24/time/013923/idnews/944237/idkanal/10

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s