Perempuan Bangkit Melawan, Tuntut Pembatalan Kenaikan Harga BBM

JAKARTA, FPR. Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) menyatakan menolak kenaikan BBM sama dengan menyelamatkan rakyat. Pernyataan ini dilontarkan pada saat melakukan aksi protes menolak kenaikan harga BBM yang digelar Minggu (26/5) di Bundaran HI, Jakarta.

KPI memandang, pernyataan pemerintah, baik melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani, Wakil Presiden Jusuf Kalla, maupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang intinya meletakkan kenaikan harga BBM sebagai solusi untuk mengatasi defisit anggaran. Sebagaimana tertulis dalam Pernyataan Sikap KPI, “pola pikir demikian sangat berbahaya karena menggeneralisasi seluruh persoalan padahal di lapangan realitas bicara lain”.

KPI menilai pemerintah seolah hendak membangun opini negatif terhadap gerakan rakyat menolak kenaikan BBM dengan mendiskreditkannya sebagai “aksi politis pro pada orang kaya dan pro pada hutang”. Akibatnya, pemerintah merasa memiliki legitimasi untuk melakukan tindakan represif untuk menindas aksi-aksi masyarakat menolak kenaikan BBM.

Dalam aksi tersebut, KPI menyatakan sikap; mendesak pembatalan kenaikan harga BBM dan segera mengumumkan pembatalan tersebut untuk memberi rasa aman dan menekan kepanikan masyarakat. KPI juga meminta pemerintah untuk lebih kreatif dan inovatif merumuskan solusi-solusi konstruktif yang tidak menumbalkan rakyat.

Terkait dengan rangkaian aksi kekerasan dalam pengamanan demonstrasi, KPI mendesak kepolisian untuk menghentikan penggunakan kekerasan dan tindakan-tindakan represif lainnya yang bisa memicu rangkaian kekerasan yang berkelanjutan. Terakhir, KPI menyerukan kepada seluruh warga negara untuk melihat gerakan menolak kenaikan harga BBM sebagai upaya menyelamatkan bangsa dari pemiskinan, ketertindasan, dan kepentingan politik tertentu.

Aksi yang diikuti oleh sekitar 500 ibu-ibu rumah tangga ini semakin memperkuat gerakan menolak kenaikan harga BBM yang diutarakan berbagai elemen rakyat belakangan. Sebagai organisasi yang menghimpun perempuan dan melawan berbagai tindakan kekerasan terhadap perempuan, aksi KPI ini patut mendapatkan dukungan dan sambutan luas dari berbagai sektor masyarakat. 

Bagaimana pun, perempuan adalah salah satu komponen pokok penentu perubahan ke arah Indonesia yang demokratis dan berdaulat.

Rakyat terus Melawan

Gerakan menolak kenaikan harga BBM terus bergolak. Pada hari (Senin, 26/5) ini di Jakarta, ribuan buruh yang bergabung dalam SPSI mengepung Istana Merdeka Jakarta untuk menyuarakan tuntutan tersebut. Aksi buruh SPSI juga terjadi di Surabaya hingga memicu terjadinya pemogokan besar. Sementara itu di Kalimantan Selatan, ribuan nelayan juga melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM.

Di Denpasar, Aliansi Rakyat untuk Demokrasi dan HAM (ARDHAM) yang berafiliasi dengan Front Perjuangan Rakyat (FPR) menggelar aksi di depan DPRD Bali. Dalam aksi tersebut, pimpinan DPRD Bali turut menandatangani pernyataan menolak kenaikan harga BBM. Aksi serupa, hari ini, juga dilakukan FPR di Mataram. Di dalam aksi tersebut, ratusan massa yang menuntut pembatalan kenaikan harga BBM terlibat bentrok dengan aparat. Belum diketahui jumlah korban akibat bentrokkan tersebut.

Aksi-aksi di atas semakin membuka topeng SBY-Kalla sebagai rejim anti-rakyat. Bangkitnya kaum perempuan melalui KPI dan masyarakat nelayan di Kalimantan Selatan menunjukkan adanya kesatuan pandangan di kalangan rakyat menolak kenaikan harga BBM. Sudah pasti, aksi-aksi akan terus bergelora seiring dengan memburuknya keadaan ekonomi maupun politik akibat kebijakan-kebijakan anti-rakyat SBY-JK.***

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Perempuan Bangkit Melawan, Tuntut Pembatalan Kenaikan Harga BBM

  1. Bets says:

    Kapan FPR khususnya GSBI akan melakukan aksi kembali di Jakarta..trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s