Solidaritas FMN untuk Petani Karangsari

Ratusan petani dari Desa Karangsari Kecematan Pakenjeng Kabupaten Garut, melakukan aksi ke Polres Garut menuntut penghentian kekerasan terhadap petani dan penarikan mundur aparat kepolisian, terkait sengketa lahan antara petani dengan perkebunan PT. Condong,  pada Selasa, 26 Agustus 2008. Aksi ini berujung dengan penangkapan paksa oleh aparat kepolisian terhadap 4 (empat) orang petani yaitu Mulyana, Dayat, Dede dan Asep, ketika massa aksi kembali pulang dalam perjalanan menuju kampungnya masing-masing. Keempat orang ini sendiri, merupakan pimpinan dan anggota Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) desa setempat dan wilayah Jabar Barat (Jabar) dan Banten. (lihat lampiran statement dan kronologi kejadian)

Kejadian perampasan tanah milik kaum tani yang beriringan dengan kekerasan dan intimidasi terhadap kaum tani dalam belakangan ini terus meningkat. Hal ini mengingatkan atas beberapa kejadian serupa seperti Rumpin Bogor, Tajur Halang Bogor, Marules Banyuwangi, Moro-Moro Lampung Selatan, Pagak Malang, ataupun Alastlogo dan berbagai kasus-kasus lainnya. Artinya, kaum tani Indonesia saat ini semakin terancam hak-haknya atas tanah dan kebebasan politiknya.

Berdasarkan hal tersebut, Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (PP FMN) meminta dukungan dari berbagai pihak yang bersimpati dan mendukung perjuangan kaum tani untuk reforma agraria sejati, bisa memberikan dukungan secara tertulis dengan melayangkan surat protes kepada instansi terkait guna menuntut pembebasan ke empat petani yang ditangkap. Surat protes tersebut bisa dikirimkan via faksimili (fax) sementara ini ke :

Polres Garut   : 0262540770
Polda Jabar     : 0227805123

Demikian surat permohonan dukungan ini kami ajukan. Atas perhatian dan dukungannya, kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 26 Agustus 2008
Pimpinan Pusat
Front Mahasiswa Nasional
 

Sekretaris Jenderal
Nurshohib Anshori

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s