AGRA Mengecam Kelambanan Polisi di Medan

Jakarta, AGRA. Terjadinya aksi penusukkan yang ditengarai dilakukan oleh anggota sebuah organisasi kepemudaan terhadap Edison Simatupang, Koordinator aksi bersama Forum Peduli Tanah Rakyat Tapanuli Tengah adalah tidak lepas dari ketidakprofesionalan aparat kepolisian RI dalam mengamankan jalannya unjuk rasa damai.

Dengan membiarkan pelaku penusukkan melarikan diri dengan leluasa, pihak Kepolisian sesungguhnya telah berlaku diskriminatif dan memihak pada PT Nauli Sawit dan Bupati Tapanuli Tengah yang dalam aksi tersebut merupakan pihak yang tengah digugat massa.

Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengecam kejadian tersebut dan menuntut pertanggungjawaban pihak Kepolisian RI karena kelambanan dan ketidaksigapannya telah menyebabkan seorang pimpinan aksi mengalami luka tusukan. Kepolisian RI harus segera menangkap dan menyingkap motivasi dibalik aksi tersebut.

Tindakan tersebut tentu saja bukan kriminal biasa, melainkan aksi yang dilatarbelakangi oleh masalah sengketa agraria yang menjadi tema yang diusung dalam aksi unjuk rasa tersebut. Karenanya, selain menangkap pelaku utama, Kepolisian RI juga harus memeriksa Bupati Tapanuli Tengah dan pimpinan PT Nauli Sawit untuk mengklarifikasi keterlibatannya dalam aksi biadab tersebut.

Terkait dengan masalah sengketa agraria yang tengah terjadi di Tapanuli Tengah, AGRA menuntut agar pemerintah segera mengakhiri sengketa tersebut dengan menggugurkan klaim PT Nauli Sawit dan mengembalikan areal lahan transmigrasi di Andam Dewi, Sirandorung dan Manduamas pada para transmigran yang terlebih dulu sudah menggarap lahan tersebut.

Hanya dengan cara itulah, keadilan sejati untuk kaum tani penggarap areal lahan transmigrasi di Andam Dewi, Sirandorung, dan Manduamas bisa ditegakkan.

Laksanakan land-reform sejati!

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to AGRA Mengecam Kelambanan Polisi di Medan

  1. Bro_andergron says:

    Kejadian atas penikaman yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab kepada saudara Edison Simatupang, sangatlah memalukan bagi citra kepolisian di medan khususnya,Polisi terkesan lamban dan pura pura bodoh dilapangan, padahal sitersangka sudah berhasil dirubuhkan oleh salah satu massa aksi, ketika si tersangka berlari untuk menyelamatkan diri keluar dari tkp.
    sangat beralasan memang, tindakan kriminal tersebut sudah di set sebelumnya, banyak massa aksi yang mengutarakan keanehan-keanehan pada waktu demonstrasi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s