ADB harus mengadapi tuntutan di hadapan Majelis Pengadilan Opini Internasional

small-adb-logoBank Pembangunan Asia (ADB) akan menghadapi tuntutan dari masyarakat sipil dan kalangan-kalangan rentan masyarakat Asia Pasifik atas berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam dua hari Pengadilan Opini Internasional.

LSM dan organisasi-organisasi rakyat dari berbagai Negara di Asia dibawah Asia Pasifik Research Network (APRN), International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), dan Institute for National and Democratic Studies (INDIES) akan menyelenggarakan Asia Pacific People Tribunal on ADB sejak 2-3 Mei 2009 di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pada saat yang bersamaan dengan pelaksanaan Pertemuan Dewan Gubernur Tahunan ADB ke-42 di Bali.

“Pengadilan Rakyat akan menggugat ADB dan pemerintah-anggota atas dasar pelanggaran-pelanggaran atas hak-hak politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan terhadap masyarakat Asia Pasifik karena implementasi proyek-proyek dan kebijakan-kebijakan yang anti-kaum miskin yang diselenggarakan ADB,” jelas Don Marut, Direktur Eksekutif INFID, salah-satu organizer dalam tribunal tersebut.

Pengadilan rakyat tersebut dimaksudkan untuk mengangkat suara-suara dari kalangan masyarakat akar-rumput dan sektor-sektor marjinal dan menelanjangi bagaimana ADB telah memainkan peranan yang signigikan dalam memperburuk kemiskinan melalui perangkat utang, kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat serta menyebabkan kerusakan lingkungan, yang semuanya berdampak sangat besar, khususnya terhadap perempuan dan komunitas masyarakat adat di Asia.

Dalam tribunal ini, kesaksian-kesaksian dan bukti-bukti dari para pakar dan korban dari komunitas terdampak tentang dampak negatif kebijakan-kebijakan dan proyek-proyek ADB tentang akses rakyat atas air, kehidupan, pangan dan pendidikan akan dipresentasikan.

Penuntut Jobert Pahilga dari International Association of People Lawyers (IAPL), yang menjadi ketua tim penuntut, menjelaskan bahwa People Tribunal adalah sebuah “Pengadilan Rakyat”. Pelaksanaan tribunal tersebut mengikuti tata-cara penuntutan kriminal karena pihak tertuduh—dalam hal ini ADB—dituduh telah melakukan pelanggaran-pelanggaran hak-hak rakyat berdasarkan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, dan prinsip-prinsip serta instrument-instrumen hukum internasional.

Para penuntut juga menuntut ADB ganti-rugi yang yang sepadan, restitusi, kompensasi, dan penghentian keberlanjutan atas masalah-masalah yang dikeluhkan. ADB akan diberikan kesempatan untuk didengarkan dan mengajukan bukti-bukti untuk mendukung tuduhan. “Kami akan menyampaikan pemberitahuan kepada ADB mengenai tuntutan yang diajukan karena dalam waktu dan akan mengundang mereka ke pengadilan juga”, tambah Pahilga.

Pengadilan adalah bagian dari Sepekan Aksi melawan ADB yang diorganisasikan oleh organisasi-organisasi regional dan nasional yang secara nasional akan menggelar aksi “kick-off” di 30 kota di Indonesia pada tanggal 1 Mei 2009. Secara nasional, diperkirakan 7000 orang akan berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Selain people tribunal, dalam sepekan aksi juga diselenggarakan Forum tentang Krisis Ekonomi dan Keuangan pada tanggal 4 Mei dan Aksi menentang ADB yang diselenggarakan bertepatan dengan momentum penutupan AGM-ADB pada tanggal 5 Mei 2009 di Renon, Denpasar.

Informasi lebih lanjut:
Ava Danlog (Philippines)
adanlog@ibon.org
telefax: +6329276981
Mobile: +639285051736    Siti Nikmah (Indonesia)

Siti Khoirun Nikmah

nikmah@infid.org
Phone (62-21) 79196721-22
Fax. (62-21) 7941577

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s