Diskusi Publik FPR

IMG_2280Jakarta 7 Juli 2009.

Dalam rangkaian menyambut pesta demokrasi borjuasi, atau yang biasa disebut dengan pemilu yang telah memasuki putaran untuk memilih Presiden-Wakil Presiden tanggal 8 juli 2009 sekaligus menegaskan sikap dan pandangan FPR terhadap pemilu 2009. Diadakan putaran diskusi yang dilakukan di Galeri Publik IGJ Jl Diponegoro pada tanggal 7 juli 2009, tema diskusinya sendiri adalah “PEMILU 2009 Hanya Ilusi Politik Semata, Tidak akan Mampu Menjawab Persoalan Pokok Rakyat”.

Diskusi dengan pembicara Rudi HB Daman dari FPR, Yanuar Rizki seorang pengamat Ekonomi sekaligus Pimpinan OPSI serta Bonnie Setiawan dari IGJ yang di moderatori oleh Nurshahib Ansyari dari FMN. Diskusi yang di hadiri tidak kurang lebih 25 orang dari berbagai organisasi maupun individu ini berjalan menarik, berbagai pandangan tentang pemilu serta apa yang seharusnya menjadi sikap dari elemen gerakan banyak dipaparkan. Meskipun ada beberapa pandangan yang cukup berbeda yang didiskusikan menyangkut analisa tentang masyarakat Indonesia terutama konfigurasi klas yang ada dalam masyarakat serta kondisi obyektif rakyat Indonesia, akan tetapi secara umum peserta dan pembicara diskusi menyoroti dan sepakat bahwa pemilu 2009 tidak akan mampu memberikan masa depan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Bahkan Yanuar Rizki mengungkapkan, sebelum ada iklan satu putaran dari tim sukses SBY-Budiono, media-media barat terutama AS telah menulis bahwa Pemilu di Indonesia lebih baik satu putaran untuk SBY-Budiono, sebuah kenyataan yang menunjuka bagaimana Imperialisme sangat menginginkan SBY-Budiono menjadi presiden di Indonesia.

Sementara Bonnie Setiawan mengungkapkan perlunya elemen gerakan untuk memiliki sikap yang jelas terkait pemilu, akan tetapi diakui bahwa klik yang paling kuat adalah kliknya SBY-Budiono, ungkapan tentang bagaimana pemilu adalah alat dari klas borjuasi yang meninginkan kekuasaannya tetap kuat dalam negara borjuasi di lontarkan oleh Rudi HB daman, sehingga di akui bagaimanapun juga jika melihat negara adalah alat kelas maka Pemilu adalah salah satu instrument kekuasaan yang menjadi jalan bagi borjuasi untuk berkuasa dan membagi-bagi kekuasaan diantara klas mereka sendiri, dan ini tercermin dari komposisi calon presiden-wakil presiden yang merupakan satu klas dan terbukti dalam masa lalu tidak pernah berpihak pada rakyat.

Diskusi yang dimulai pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 merupakan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan FPR dalam rangka menyikapi pemilu 2009 sekaligus merupakan bagian dari kampanye FPR untuk massa luas tentang pentingnya kesadaran politik bagi rakyat sehingga akan mengenal lebih jauh lagi soal pemilu, baik secara teoritis, Historis maupun praktisnya. Sehingga harapannya rakyat akan tahu peran dan kedudukan pemilu 2009 bagi rakyat Indonesia.

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s