Aksi Piket FPR Menyambut May Day 2010

Jakarta (20/4), Puluhan orang yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) menggelar demonstrasi piket di Bundaran Hotel Indonesia. Dalam Aksinya FPR menyampaikan tema tuntutan perjuangan buruh dan juga menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menggelar demonstrasi secara serentak di pusat-pusat pemerintahan pada tanggal 1 Mei 2010 nanti. Dalam orasinya perwakilan massa aksi juga menyampaikan bahwa aksi buruh pada May Day tidak hanya diikuti oleh buruh saja, tapi akan di ikuti oleh seluruh sektor rakyat yang mengalami ketertindasan. Aksi peringatan May Day tidak hanya di peringati di Indonesia, tapi juga diperingati di seluruh dunia, dimana kaum buruh mendapatkan ketidakadilannya.

Momentum tahunan yang memiliki nilai historis tinggi karena semangat perjuangan buruh, telah mendorong semua barisan gerakan rakyat untuk memperingatinya. Sebuah peringatan yang tidak hanya sekedar ceremonial tahunan, tapi lebih pada langkah perjuangan massa buruh dan rakyat tertindas lainnya terhadap ketidakadilan yang dilakukan imperialisme dan rezim boneka.  Pada peringatan May Day kali ini FPR masih tetap bersandar pada tema utama aliansi hasil dari pembacaan keadaan objektif masyarakat. Tema tersebut adalah “Perkuat Persatuan Buruh dan Tani Melawan Rezim Boneka Amerika dan Rezim Anti Rakyat SBY – Boediono, Hentikan Perampasan Atas Upah, Kerja dan Tanah”. Sebuah tema yang memberikan spirit persatuan rakyat tertindas di seluruh Indonesia untuk bangkit melawan ketertindasannya.

Diperkirakan pada tanggal 1 Mei 2010 nanti sejumlah daerah akan digelar aksi oleh berbagai elemen masyarakat. Pusat-pusat pemerintahan dan pusat kota akan menjadi sasaran aksi dan menjadi titik konsentrasi aksi. “Kami akan melakukan aksi pada tanggal 1 Mei 2010 di 28 kota di seluruh Indonesia, dan di 4 kota di luar negeri dengan nama Aliansi FPR. Kami melakukan konsolidasi besar-besaran untuk menunjukkan kepada pemerintah bahwa kaum buruh tidak diam atas Sistem Kerja Kontrak dan Outsourching, perempasan atas upah buruh yang tersu terjadi, dan ancaman PHK. Selain itu kami juga bersama sektor rakyat lainnya, diantaranya kaum tani, perempuan dan pemuda mahasiswa serta sektor rakyat lainnya akan mendesak pemerintah untuk menghentikan perampasan atas tanah kaum tani dan juga disediakannya lapangan pekerjaan. Jadi kami mengharapkan seluruh rakyat Indonesia mari bergabung bersama dalam Aksi hari buruh se-Dunia nanti”, Ungkap Rudi H.B Daman Koordinator FPR.

Selain itu FPR juga menggelar aksi piket di berbagai kawan industri di Jabotabek, seperti di Kabupaten dan Kota Tangerang, di Bekasi maupun dijakarta pusat. Aksi piket juga tidak hanya di jalankan di Jakarta saja, namun juga di 28 kota jaringan FPR di Indonesia secara bergantian. Tidak hanya aksi FPR juga akan menyelenggarakan Panggung Budaya Rakyat, yang menampilkan berbagai kesenian Rakyat pada tanggal 25 april nanti.

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s