Undangan Konfrensi Perss Rencana Kegiatan People’s Camp For Human Right dan Pernyataan Sikap, Tindakan FPR dalam menyikapi Penembakan Kaum Tani di Jambi serta Penyiksaan, Pembunuhan BMI (TKI) di Arab Saudi.

FRONT PERJUANGAN RAKYAT (FPR)
Jalan Cempaka Baru V No 30A RT 001/07 Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat
Nomor           : 130/FPR-KM HAM/XI/2010
Perihal           : Permohonan Peliputan Kegiatan
Lampiran      : –

 

 

Kepada Yth.
Kawan-kawan Media
Di Tempat

Salam Demokrasi
Semoga kawan-kawan selalu dalam keadaan sehat sehingga seluruh aktifitas serta pekerjaan berjalan dengan lancar.

Tanggal 10 Desember pada setiap tahunnya selalu diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia. Hari tersebut menjadi sebuah momentum penting bagi rakyat diseluruh dunia, sebagai tanda pengingat bahwa perjuangan penegakan HAM adalah sebuah keharusan, karena HAM adalah hak dasar dan tidak ada satupun pihak atau kekuatan yang berhak merampas kemerdekaan HAM seseorang.

Peringatan 62 tahun hari HAM kali ini masih akan menjadi sesuatu yang istimewa karena berlangsung ditengah situasi krisis ekonomi global yang tengah melanda seluruh dunia. Krisis ekonomi yang telah berlangsung lama ini tidak lepas dari kesenjangan perkembangan ekonomi dinegara-negara maju dengan negara terbelakang. Ketidakseimbangan ekonomi yang luar biasa besar mengakibatkan daya dukung ekonomi riil hilang. Kemampuan ekonomi masyarakat dalam melakukan transaksi langsung melemah akibat tekanan ekonomi yang bergeser pada ekonomi yang berpusat di sistem keuangan. Kondisi ini terjadi akibat tingkat pendapatan masyarakat dunia semakin menurun karena akumulasi ekonomi yang berlebihan dan berpusat di korporasi-korporasi besar. Kondisi ini menyebabkan hilangnya hak masyarakat atas akses ekonomi yang lebih baik.

Bagi masyarakat Indonesia, situasi krisi ekonomi dan keuangan global semakin memperburuk situasi krisis ekonomi yang juga terjadi di dalam negeri. Defisit perdagangan dan anggaran belanja yang diakibatkan rendahnya produksi nasional dan membanjirnya barang-barang impor serta dipadu dengan beban pembayaran utang dan bunga utang yang sangat tinggi, menyebabkan naiknya berbagai kebutuhan pokok serta hilangnya lapangan kerja bagi jutaan buruh di Indonesia. Hal inilah yang juga melahirkan perampasan tanah dan monopoli atas sumber-sumber produktif rakyat, kelaparan dan gizi buruk, serta berbagai bentuk tindakan kekerasan yang saat ini marak terjadi.

Situasi obyektif yang demikian menjadikan peringatan hari HAM sedunia kali ini mempunyai arti penting. Situasi ketika deklarasi universal atas pengakuan hak asasi manusia semakin bertambah usianya, namun disisi lain implementasi atas isi deklarasi universal tersebut sama sekali tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Rakyat justru semakin sulit untuk mempertahankan haknya dan bahkan harus berjuang untuk memperolehnya. HAM sebagai hak dasar bagi rakyat di seluruh dunia semakin sulit untuk mendapatkan pengakuan, rakyat semakin tidak mudah mendapatkan pemenuhan atas haknya, termasuk juga jaminan perlindungan atas hak dasar yang dimilikinya.

Berkenaan dengan arti penting peringatan hari HAM tersebut, kami dari organisasi-organisasi rakyat maupun organisasi sosial yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) mengambil sebuah inisiatif untuk menyelenggarakan sebuah rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat, mengkampanyekan sekaligus menyebarluaskan tentang arti penting HAM sebagai hak dasar yang wajib dipenuhi, mendapatkan jaminan perlindungan serta ditempatkan pada posisi yang utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Rangkaian kegiatan ini akan digelar selama bulan Desember dengan kegiatan pucak pada tanggal 10 Desember 2010 bertepatan dengan peringatan hari HAM sedunia. Rangkaian kegiatan peringatan hari HAM se-dunia ini kami beri nama “PEOPLE’S CAMP FOR HUMAN RIGHT”.
Untuk itu dalam memperingati 62 tahun lahirnya Hari HAM Sedunia, kami dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) bermaksud mengundang kawan-kawan media untuk hadir dan memberikan peliputan pada konferensi pers yang akan kami selenggarakan pada :

Hari/Tanggal   : Kamis, 25 November 2010
Waktu   :    Pukul 14.00 WIB s/d Selesai
Tempat                    : Kantor KONTRAS, Jalan Borobudur No. 14     Menteng, Jakarta Pusat 10320
Agenda                :  Penyampaian Rencana Kegiatan People’s Camp For Human Right dan Penyampaikan Pernyataan Sikap serta Tindakan FPR dalam menyikapi Penembakan Kaum Tani di Jambi serta Penyiksaan dan Pembunuhan BMI (TKI) di Arab Saudi.

Demikian undangan peliputan ini kami buat, atas perhatian dan kehadirannya kami mengucapkan terima kasih.

Jakarta, 23 November 2010
Front Perjuangan Rakyat (FPR)

RUDI HB DAMAN
Kordinator
HP. 0818-08974078

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s