Surat Terbuka FPR Ucapan Terimakasih dan Permohonan Maaf KARNAVAL HAM 2010

No        : 196 /FPR-KMHAM/XI/2010

Hal       : Surat Terbuka FPR Ucapan Terimakasih dan Permohonan Maaf

 


 

 

Kepada, Yth.

Nama-nama Organisasi (terlampir)

Di  Tempat

 

PEOPLES’ CAMP FOR HUMAN RIGHT

“PEKAN BERSAMA RAKYAT INDONESIA UNTUK PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA”

Hentikan Perampasan Upah, Tanah dan Kerja-Lawan Segala Bentuk Pelanggaran HAM

SBY-BUDIONO GAGAL PENUHI HAM SELURUH RAKYAT INDONESIA.

PENUHI HAM SELURUH RAKYAT, USUT TUNTAS PELANGGARAN HAM MASA LALU DAN KEMBALIKAN MEREKA YANG DIHILANGKAN PAKSA.

 

Salam Demokrasi !

Pertama-tama secara pribadi saya selaku Koordinator FPR mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya dan memberikan apresiasi  setinggi-tingginya kepada seluruh anggota FPR dan juga seluruh peserta KARNAVAL HAM 2010 yang telah ambil bagian dengan penuh semangat dan disiplin menyukseskan kegiatan ini. Terutama kepada para pimpinan setiap organisasi yang tergabung dalam FPR dan perangkat aksi yang begitu repot bekerja menyiapkan dan mengatur jalannya Karnaval ini sesuai dengan rencana, aman damai dan tertib serta gegap gempita. Dan Saya percaya ini semua karena peran serta kita semua maka kegiatan dan seluruh rangkaian kegiatan ini bisa berjalan lancar. Selamat buat kita semua.

Selanjutnya sehubungan dengan kegiatan KARNAVAL HAM FPR 2010 yang telah kita laksanakan pada Jum,at 10 Desember 2010 lalu, dimana  rangkaian acara dalam Karnaval tersebut salah satunya adalah ketika sudah sampai di Depan Istana Negara akan menggelar panggung Budaya dan Orasi Politik yang akan di sampaikan oleh perwakilan dari seluruh Anggota/organisasi yang tergabung dalam FPR dan juga beberapa tokoh jaringan kerja FPR yang di undang, dan Orasi politik ini rencananya akan di tutup dengan Orasi Politik dan Pembacaan Statemen/pernyataan Sikap oleh Koordinator FPR serta penyerahan Award kepada SBY-Budiono sebagai rezim anti rakyat, boneka Amerika, pemenang no 1. Rezim Perampas Upah, Tanah dan Kerja serta rezim Pelanggar HAM.

Namun susunan acara tersebut tidak berjalan sesuai dengan rencana mengingat waktu yang terbatas. Untuk itu melalui surat ini saya selaku Koordinator dan juga kami dari FPR secara keseluruhan menyampaikan PERMOHONAN MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA kepada beberapa organisasi ( LPB, KPC, FRJ, LAWALATA IPB, Migrant Care, SHI, SPHP, INDIES, PMKRI dllnya) yang tidak kebagian waktu Orasi dalam Panggung Karnaval HAM FPR 2010, 10 Desember 2010. Hal tersebut bukanlah kesengajaan atau mengabaikan peranan kawan-kawan sekalian, namun ini hanya karena waktu semata yang sudah terlalu sore, mengingat sebagian besar peserta KARNAVAL HAM FPR 2010 ini adalah Petani dari Bandung yang lumayan jauh perjalananya dan dalam menata kepulangan seluruh peserta juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Sehingga meskipun semua perwakilan organisasi yang tergabung belum berOrasi, setelah melakukan kordinasi dengan perangkat aksi dan beberapa pimpinan organsiasi tepat pukul 16.00 Wib Karnaval dan Panggung Orasi politik FPR di depan Istana Negara dengan sangat menyesal diputuskan di tutup. Sekali lagi atas semua itu kami MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA.

Demikian surat terbuka Ucapan Terimakasih dan Permohonan maaf ini kami buat dan sampaikan kepada kawan-kawan dan seluruh pimpinan organisasi serta pihak-pihak yang terkait. Atas perhatian, pengertian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

 

Hentikan Perampasan Upah, Tanah dan Kerja.!!

Jayalah perjuangan rakyat !!!

Hidup FPR!!!

Jakarta, 13 Desember 2010

 

Salam juang

Hormat kami,

Front Perjuangan Rakyat (FPR)

 

RUDI HB DAMAN

Koordiantor

 

FRONT PERJUANGAN RAKYAT

https://fprsatumei.wordpress.com/

Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI-UBK), Central Gerakan Mahasiswa (CGM-UBK), Institute for National and Democratic Studies (INDIES), Indonesia Migrant Worker Union (IMWU), International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), Liga Pemuda Bekasi (LPB), LAWALATA IPB, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Komite Pemuda Cengkareng (KPC); Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (Korwil KSBSI DKI Jakarta), Migrant Care (MC), Serikat Buruh Aspirasi Perjuangan Indonesia (SB-API), Serikat Buruh Bangkit (SB Bangkit), Sarekat Hijau Indonesia (SHI), Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP).

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s