Di Forum KTT APEC Beijing Tiongkok, Jokowi Tak Ubah nya Seles

1226282JokowiAPEC041415595947-preview780x390Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) menilai bahwa Isi pidato Presiden Joko Widodo di forum Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) di Beijing, Tiongkok pada Senin (10/11) lalu, telah mengkhianati ajaran Trisakti Bung Karno yang selama ini menjadi jualan Jokowi dan Partai pengusungnya selama masa kampanye serta Pidato tersebut benar-benar menyakiti dan menghianti rakyat Indonesia.

Menurut Rudi HB Daman, Ketua Umum GSBI. Trisakti yang dimaksud adalah tiga ajaran Presiden Soekarno yang menegaskan bahwa Indonesia harus berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya. Di mana dalam kampanye Pilpres, Jokowi kerap menyebut pemerintahannya akan menjadikan ajaran Trisakti tersebut sebagai pedoman. Namun faktanya semua omong kosong.

“Dalam Forum APEC Jokowi layaknya Seles, mengundang Investasi Asing masuk ke Indonesia dan jualan tenaga kerja berlimpah dengan upah buruh murah, bahan baku berlimpah serta pemerintah yang siap melayani dengan baik para investor di Indonesia. Sementara kita tahu bahwa Soekarno mencegah investor asing masuk, sebab investasi asing masuk selalu dengan syarat . Coba tengok saja saat ini saja ada sekitar 122 Undang-Undang yang lebih menguntungkan investor asing dan bahkan UU itu lahir atas pesanan pihak modal monopoli asing”. Kata Rudi HB Daman.

Dengan cara seperti itu sangat jelas bahwa Jokowi tak ubah nya seperti SBY, dan menjerumuskan Indonesia kepada kontrol kaum modal monopoli asing. Selama ini Indonesia benar-benar didikte oleh modal monopoli asing terutama Amerika Serikat sehingga Kedaulatan Indonesia sudah hilang. tegas Rudi.(rd-2014).

Sumber berita: http://www.infogsbi.org/2014/11/di-forum-ktt-apec-beijing-tiongkok.html

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s