FPR: Kenaikan Harga BBM 28 Maret Merupakan Politik Anti Rakyat Jokowi !

20130421_Buruh_Tolak_Kenaikan_BBM_7857Jakarta 29/03 – Front Perjuangan Rakyat (FPR), aliansi organisasi massa multi sektor menilai kebijakan penaikan harga bahan-bakar minyak merupakan “blunder” politik pemerintahan Jokowi-Kalla. Dalam pandangannya yang disampaikan pada aksi piket didepan istana merdeka, kenaikan harga ini tidak masuk akal ditengah menurunnya harga minyak mentah dipasar dunia.

“Kenaikan ini diluar logika, harga rata-rata minyak mentah dipasar dunia hanya berkisar US$ 51.03/barel, artinya harga tersebut masih dibawah harga jual distribusi ke masyarakat saat ini. Dengan harga minyak (premium) Rp. 6800 dan Solar Rp.6400 saja pemerintah sudah meraup untung yang tinggi, kenaikan harga BBM ini merupakan blunder politik Jokowi-Kalla” terang Rachmat Pandjaitan, Sekjen FPR dalam orasinya didepan istana merdeka.

Blundernya kebijakan pemerintah Jokowi dalam sektor energi adalah ketidakmampuan pemerintah untuk untuk melawan monopoli modal asing atas sumber-sumber minyak ditanah air, ditambah dengan diserahkannya kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada mekanisme pasar, lanjut Rachmat

“Menyerahkan harga BBM pada mekanisme pasar merupakan bentuk lepas tanggung jawab Negara terhadap kebutuhan energi warga Negara, terutama mayoritas rakyat Indonesia yaitu kaum buruh dan petani.” ujarnya.

Lebih lanjut, Rachmat yang juga merupakan Ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN) ini mengatakan, penyerahan harga BBM kepada mekanisme pasar justru tidak memberikan kestabilan harga dan menggantungkan kebijakan harga minyak kepada Amerika Serikat.

“harga minyak dunia hari ini ditentukan oleh pasar minyak dunia yang ada di Amerika Serikat, jadi sudah tentu ketidakstabilan ini adalah karena Indonesia masih tergantung dan dikendalikan oleh kebijakan ekonomi-politik AS”

Penolakan terhadap kebijakan ini juga direspon secara serentak oleh anggota Front Perjuangan Rakyat diberbagai daerah seperti di Medan, Bali, Padang, Palu, Palangkaraya.

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s