Harga BBM di Naikkan FPR Langsung Geruduk Istana Presiden Jokowi

berita_119708_800x600_IMG06694-20141117-1159Jakarta, 28/3/2015. Front Perjuangan Rakyat (FPR) menyampaikan pernyataan sikap dengan tegas menolak Kenaikan Harga BBM Per 28 Maret 2015 pukul 00.00 dini hari tadi, pemerintah Jokowi-JK tidak henti-hentinya membuat rakyat Indonesia sengsara. Hal ini disampaikan oleh Rachmad P Panjaitan selaku Sekretaris FPR dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka Jakarta, Sabtu (28/03).

Menurut Rachmad, di tengah Kondisi politik yang carut marut, rakyat juga diterpa dengan berbagai kebijakan anti rakyat. Kenaikan kebutuhan pokok saat ini khususnya beras, tentu telah membuat rakyat Indonesia semakin sengsara, di tambah lagi dengan penaikkan harga BBM per 28 Maret 2015 pukul 00.00 WIB, harga bahan bakar minyak jenis Bensin akan naik menjadi Rp. 7.300,- dan jenis Solar naik menjadi Rp. 6.900,-.,”terangnya.

Kebijakan ini di luar logika untuk mensejahterakan rakyat yang dijalankan pemerintahan Jokowi, harga BBM tiap bulannya mengalami kenaikan dan ketidakpastian. Padahal kenaikan BBM akan berbanding lurus dengan kenaikan inflasi kebutuhan pokok dan barang-barang yang tidak juga mampu dikendalikan pemerintahan. “Ujung-ujung rakyat yang menjadi korban atas kebijakan yang tidak berpihak ini,” Kata Racmad.

Sementara Rudi HB Daman, Kordiantor FPR menjelaskan,Harga minyak mentah dunia saat ini sedang turun dan hanya berkisar USD 51,03 /barel, artinya masih di bawah penjualan harga distribusi ke masyarakat saat ini, artinya dengan menaikan harga BBM pemerintah telah meraup untung yang tinggi yang uangnya bukan untuk rakyat.  Kebijakan ini membuktikan Indonesia masih bergantung dan dikendalikan oleh harga minyak dunia mentah AS, di sisi lain, kami tetap melihat bahwa penguasaan sumber-sumber minyak di Indonesia dikuasai Asing hingga 90% harus diambil dan dikelola secara mandiri. Karena monopoli atas penguasaan asing atas sumber minyak Indonesia, akan hanya membuat Indonesia terus bergantung pada impor minyak. “Rakyat tidak buta dan tidak pula bodoh dalam memahami situasi yang carut marut ini,”tandasnya.

Aksi FPR ini dilakukan di depan istana merdeka Jakarta dan di lanjutkan ke kantor Kementrian ESDM, dimulai pukul 10:00 wib hingga pukul 12:00 wib. (red-2015)#

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s