Massa FPR Jombang Tuntut UMK 2016 Naik Rp 2,7 Juta

12038237_1902534693305175_8152437362785688303_nRatusan buruh yang tergabung dalam  Front Perjuangan Rakyat (FPR) Jombang, menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (22/9), kemarin. Unjuk rasa para buruh ini langsung menuju Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja setempat.
Dalam orasinya mereka menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2016 menjadi Rp 2,7 juta. Karena pada  tahun sebelumnya UMK 2015 di Jombang  hanya sebesar Rp 1,725 juta.

Selanjutnya, ratusan buruh ini melakukan longmarch menuju Kantor Pemkab Jombang  yang berada  di Jalan Wachid Hasyim. Sepanjang perjalanan mereka meneriakan semua tuntutan  buruh.
Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk dan poster tuntutan. Setelah lama berorasi di depan gedung pemerintahan Jombang akhirnya buruh ditemui Heru Widjajanto Kadisosnaker perwakilan dari pemerintah daerah.
Sayangnya, tak semua  buruh  bisa memasuki kantor pemkab. Sebab, sebelum mereka datang barikade polisi sudah menghadang di pintu gerbang. Bahkan, polisi juga mengerahkan sejumlah anjing pelacak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam aksi tersebut.
Hanya perwakilan buruh yang bisa masuk untuk menyampaikan tuntutannya. Sementara perwakilan menggelar pertemuan, ratusan buruh lainnya  tetap melakukan orasi secara bergantian. Namun hingga pertemuan berakhir tidak ada titik temu dari kedua belah pihak.

Menurut Aminun korlap aksi tersebut pihaknya menuntut kenaikan UMK 2016 sebesar Rp 2,7 juta. Hal ini dikarenakan UMK Jombang 2015 sebesar Rp 1,725 juta sudah tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL).
“Saya kira tuntutan UMK sebesar Rp 2,7 juta tersebut cukup realistis. Karena kita sudah melakukan survei harga di sejumlah pasar  yang ada di Jombang. Maka dari itu seharusnya Pemkab Jombang  memihak kepada buruh dan bisa memenuhi tuntutan ini,” kata Aminun usai  ditemui  aksi.
Lebih lanjut, Aminun  mengatakan karena dari pertemuan belum ada titik temu.” Maka kami (buruh) akan mengancam melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar agar aspirasi kami didengar pemerintah,”paparnya. (aan/nov)
Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s