Panen Raya Warga Desa Sukamulya Rumpin

Panen Raya 2

Foto : by Ernawati

FprNews. Warga Desa Sukamulya Rumpin menyelenggarakan Panggung Budaya di tengah hamparan sawah dalam rangka kegiatan Panen raya, hasil dari bercocok tanam ibu – ibu yang tergabung dalam organisasi Serikat Perempuan Indonesia ( SERUNI). Kamis (2/06/ 2016)

“ Perluas persatuan kaum tani untuk memajukan reforma agraria sejati, kemakmuran dan kedaulatan Bangsa” demikian kutipan tema dalam Acara Panen Raya tersebut. Pencapaian yang luar biasa yang di raih oleh sekelompok kecil Petani di desa Sukamulya, di tengah kerisis pangan bangsa ini dan ancam kelaparan, dalam hal ini mampu menjawab persoalanya dengan berkolektif menanam padi bersama.

Tanggapan pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Bogor dalam Pidatonya “ Sebenarnya, pemerintahan Bogor saat ini memberikan perhatian Penuh kepada Petani, seperti bantuan traktor, hanya ini kurang nyambung saja komunikasi antara Petani dan Pemerintahnya, Jika butuh traktor tinggal ajukan saja Proposal” pungkas Wati. Padahal menurut warga ajuan menggunakan Proposal itu tidak Efektif.

“ Irigasi yang rusak juga, bisa di benerin saja tinggal ajukan juga Proposal ke bagian Dinas Perairan, Intinya Proposal, semua pasti keluar” tambah Wati dalam Pidatonya.

Pada kenyataanya irigasi atau bedungan yang ada disana, bukan di rusak melainkan di tutup semenjak AURI menclaim tanah tersebut. “ itu mah lain rusak ibu, bendunganya, tapi sengaja di tutup pas konflik jeng auri”  sambung Bu Anih,salah satu Pimpinan SERUNI SRB.

Panen RayaPanen raya tersebut di hadiri oleh beberapa tamu undangan antaranya, Perwakilan dari Bupati Bogor, Dinas Pertanian Kabupaten Bogor, Kepolisian Rumpin, perangkat desa serta Organisasi – Organisasi yang ikut serta  mendukung penuh kegiatan tersebut seperti Paguyuban Warga Rumpi, GSBI, AGRA, LBH Jakarta, Kontras, FMN, KABAR BUMI dan kelompok – Kelompok Tani Lokal.

Acara yang di mulai pada pukul 09:00 AM itu di buka oleh penampilan kebudayaan anak – anak peserta didik SDN Malahpar dengan membawakan Beladiri Pencak Silat dan musik Tradisional Angklung. Acara yang kurang Lebih di selenggarakan 7 jam itu di akhiri dengan penampilan Band – Band Progresif Marjinal dan Mineral7 dengan lantunan lagu yang membuat massa semakin semangat. ## (FitriR_fprnews_Juni 2016)

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Berita and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s