Pernyataan Sikap FPR : Dukungan Perjuangan untuk Kaum Tani Kendeng

Pernyataan Sikap Front Perjuangan Rakyat (FPR) :
Dukungan Perjuangan untuk Kaum Tani Kendeng

CABUT SEGERA IZIN PENAMBANGAN PT SEMEN INDONESIA DI KENDENG

deni_petani_semen_rembang3_640x360_bbcindonesiaSumber Poto: deni_petani_semen_rembang3_640x360_bbcindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) mengecam keras sikap Presiden Jokowi yang sesungguhnya anti petani dan anti rakyat. Jokowi membiarkan izin baru Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dikeluarkan 23 Febuari 2017 bagi PT Semen Indonesia, dan tidak melaksanakan segera Amar Keputusan MA (5 Oktober 2016) yang memerintahkan pencabutan izin lingkungan penambangan.

Pemerintah sesungguhnya hanya berpihak pada pengusaha komprador yang mengeruk kekayaan alam, ambil untung bagi perusahaan, dan memberikan kesengsaraan rakyat yakni hilangnya tanah buat kehidupan, polusi, dan hancurnya lingkungan. Pemerintah tidak langsung menolak atau tidak memberikan izin bagi PT Semen Indonesia, justru ia tarik-ulur dalam masalah ini yakni menunggu soal hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Jelas, adanya PT Semen Indonesia telah merampas tanah, menghancurkan lingkungan, dan menjadikan kemiskinan semakin meningkat.

Aksi-aksi perlawanan kaum tani Kendeng telah ditindas dengan cara-cara terror yakni intimidasi, kekerasan, dan adu domba. Jelas, cara-cara memerintah dan menangani masalah rakyat dengan negara seperti ini adalah cara negara fasis. Kami mendukung sepenuhnya perjuangan dan aksi-aksi petani di depan istana agar Presiden Jokowi dapat tegas terhadap Gubernur Ganjar Pranowo dan mencabut izin baru dan menghentikan operasi PT Semen Indonesia.

Di dalam perjuangan ini, Ibu Patmi yang merupakan perempuan pejuang petani dalam aksi penyemenan kaki telah meninggal dunia pada 21 Maret pukul 3 pagi. Kepergiannya setelah aksi yang dilakukan telah menunjukkan pengorbanan besar bagi perjuangan melawan penindasan negara di bawah rezim Jokowi dan pimpinan Gubernur Ganjar Pranowo. FPR memberikan penghormatan sebesar-besarnya terhadap Ibu Patmi sebagai pahlawan rakyat sesungguhnya.

Dengan ini kami Front Perjuangan Rakyat menyerukan kepada seluruh rakyat merapatkan barisan dan bersatu dengan perjuangan petani Kendeng melawan tindakan pemerintah (Jokowi dan Ganjar Pranowo) yang semakin menindas rakyat. FPR menyatakan sikap:

1. Hentikan segera tanpa syarat pemberian izin penambangan PT Semen Indonesia di Pengunungan Kendeng, rembang Jawa Tengah. FPR mengecam sikap Presiden Jokowi yang membiarkan izin penambangan oleh Gubernur Jawa Tengah tetap berlanjut
2. Berikan ganti rugi kepada masyarakat yang menderita akibat proyek penambangan semen yang telah merampas tanah, merusak lingkungan, dan seluruh kerugian yang ditanggung masyarakat
3. Mengecam keras segala bentuk terror dan kekerasan yang telah dialami petani Kendeng yang mempertahankan hak-hak demokratisnya.
4. Laksanakan segera Reforma Agraria Sejati, dan bukan Reforma Agraria Palsu buatan pemerintah Jokowi, agar dapat membangun industri nasional yang mandiri.
Jakarta, 21 Maret 2017

RUDI HB DAMAN
(Kordinator FPR)

GSBI, AGRA, FMN, SPJ, SERUNI, KABARBUMI, JAPI, SBMI, INDIES, MINERAL7, JBMI

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s