Pernyataan Sikap dan Tuntutan FPR atas Pelarangan Aksi May Day 2017 FPR Kandis, Kab Siak, Riau Oleh Aparat Kepolisian

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Front Perjuangan Rakyat (FPR)

MENGECAM TINDAKAN KAPOLSEK KANDIS YANG MELAKUKAN PELARANGAN KAMPANYE UNTUK MEMPERINGATI MAY DAY 2017

fpr kandis 1

Rezim Jokowi-JK terus menunjukkan watak dan tindakan fasisnya terhadap rakyat. Demokrasi terus dikebiri dan perjuangan rakyat terus dibungkam melalui berbagai tindakan fasis yang dilakukan oleh aparat keamanan negara baik Kepolisian dan TNI.

Kali ini Kepolisian sektor (Polsek) Kandis Kabupaten Siak, Propinsi Riau, telah melakukan intimidasi dengan melarang rakyat yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Kandis untuk melakukan aksi dalam peringatan Hari Buruh Sedunia (MAY DAY), 1 Mei 2017 mendatang.

Pada 25 April lalu, pihak kepolisian menolak surat pemberitahuan aksi piket yang dijalankan oleh FPR Kandis. Penolakan tersebut juga disertai dengan ancaman pembubaran dan penangkapan.

Selanjutnya, Pada hari ini Jum’at, 28 April 2017, Kapolsek Kandis melakukan pemanggilan kepada FPR Kandis. Kapolsek menyampaikan pelarangan untuk melakukan aksi May Day dan mengembalikan Surat Pemberitahuan yang sudah diajukan oleh FPR Kandis. Bahkan, Kepolisian juga mengancam akan membubarkan aksi jika tetap diselenggarakan.

FRONT PERJUANGAN RAKYAT menilai tindakan Kapolsek Kandis merupakan tindakan yang anti demokrasi. Pelarangan dan pembatasan terhadap hak berpendapat, berekspresi dan berorganisasi merupakan bentuk nyata dari upaya pembungkaman terhadap rakyat yang berjuang menuntut haknya. Tindakan itu juga mencerminkan wajah fasis dari rezim Jokowi-JK melalui aparat keamanannya. Kenyataan ini menujukan kedudukan rezim yang anti terhadap rakyat.

Oleh karenanya, FRONT PERJUANGAN RAKYAT mengecam keras tindakan Polsek yang telah melakukan intimidasi dan melarang warga negara yang ingin melakukan aksi pada tangal 1 Mei.

Tentu saja tindakan Kapolsek Kandis tidak boleh diabaikan karena hal ini akan mengancam kebebasan dan demokrasi di Indonesia.

Atas dasar itu, FPR menyatakan sikap dan tuntutannya:
1. Menuntut kepada Kapolsek Kandis dan rezim Jokowi-JK untuk memberikan kebebasan bagi rakyat yang ingin melakukan aksi kampanye May Day 2017.
2. Hentikan seluruh tindakan fasis, berupa intimidasi, pelarangan, teror, kriminalisasi terhadap rakyat.
3. Menyerukan kepada seluruh kaum buruh dan rakyat Indonesia untuk terlibat aktif dalam aksi kampanye May Day 2017 sebagai momentum untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan rakyat.

Selain itu, FPR juga menyerukan untuk memperkuat persatuan rakyat untuk melawan seluruh kebijakan dan tindasan fasis dari rezim Jokowi-JK di seluruh wilayah. Menyerukan untuk memberikan kecaman kepada Kapolsek Kandis atas tindakan pelarangan aksi terhadap FPR Kandis.

Kecaman dan tuntutan dapat dilakukan dengan mengirimkan surat protes dan mengirimkan pesan ke nomor telepon dibawah ini.

Kapolsek Kandis 081390702004
Kanit Intel polsek kandis 082284761198

Dapat dikirimkan juga kepada Kapolres Siak 081233039898

Jakarta, 28 April 2017

Hormat Kami,
Front Perjuangan Rakyat (FPR)

 

Rudi HB Daman
(Koordinator Umum)

Advertisements

About fprindonesia

Front Perjuangan Rakyat (FPR) adalah aliansi organisasi-organisasi masyarakat sipil Indonesia yang pada awalnya dibentuk untuk merespon perayaan Hari Buruh se-Dunia 2008. FPR menyandarkan diri pada prinsip aliansi dasar klas buruh dan kaum tani sebagai komponen pokok perubahan sosial.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s